DEMAK – Suasana Pondok Pesantren Al-Mubarok, Mranggen, Demak tampak lebih hidup dari biasanya sejak Rabu (21/10/2026). Ratusan santri putra dan putri tumpah ruah memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui rangkaian kegiatan yang memadukan keseruan lomba, kemandirian ekonomi, hingga kekhusyukan doa bersama yang berpuncak pada Kamis (22/10/2026).
Kemeriahan sudah terasa sejak hari pertama. Di lapangan pondok, gelak tawa dan sorak-sorai pecah saat para santri putra berlaga dalam lomba voli sarung. Mengenakan sarung sembari menahan laju bola jelas bukan perkara mudah, namun justru di situlah letak keseruannya. Sementara itu, di sudut lain, para santri putri unjuk gigi menggelar Bazar Kuliner (Market Day) dengan menjajakan beragam olahan pangan hasil kreasi mereka sendiri.
Ketua Panitia Peringatan HSN 2026, Haidar Marwan Allam, mengungkapkan bahwa pemilihan konsep acara tahun ini memang dirancang agar para santri tidak sekadar merayakan seremoni belaka, melainkan juga mendapatkan ruang untuk mengasah soft skill.
“Tujuan utama kami adalah menumbuhkan kerja sama serta kekompakan antar-santri. Lewat kegiatan ini, teman-teman santri juga dilatih kemampuannya dalam mengambil keputusan serta mengembangkan konsep atau ide-ide kreatif,” ujar Haidar di sela-sela kegiatan.
Kesuksesan jalannya acara selama dua hari tersebut tak lepas dari kerja keras jajaran kepanitiaan, di antaranya Haidar Hanan Alfasyani, Fadlila Rahma Zanjabila, dan Siti Anisa U yang mengawal kegiatan sejak tahap persiapan.
Senada dengan Haidar, perwakilan panitia putri, Fadlila Rahma Zanjabila menjelaskan bahwa agenda tahun ini sengaja menyeimbangkan antara hiburan edukatif dan nilai-nilai spiritual khas pesantren. Setelah riuh dengan perlombaan santri putra dan market day santri putri di hari pertama, rangkaian acara ditutup dengan Malam Tirakatan dan Istighotsah pada Kamis malam.
“Rangkaian acara Hari Santri Nasional tahun 2026 ini meliputi kegiatan keagamaan, seperti pembacaan manaqib, pembacaan selawat, dan doa bersama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menumbuhkan semangat para santri dalam menuntut ilmu,” tutur Fadlila.
Antusiasme tinggi pun terpancar dari wajah para peserta. Uktufia Biki Sanaya, salah satu santri putri yang ambil bagian dalam bazar kuliner, mengaku sangat menikmati jalannya acara. Baginya, market day memberikan pengalaman praktik langsung yang jarang didapatkan di dalam kelas.
“Menurut saya, acara ini sangat seru, menyenangkan, dan bermanfaat. Selain bisa menambah pengalaman, kegiatan market day ini juga menjadi ajang untuk melatih kekompakan dan mempererat tali silaturahmi antar-santri. Saya sangat senang karena bisa ikut berpartisipasi dan merasakan semangat kebersamaan dalam memeriahkan Hari Santri 2026,” ungkap Uktufia.
Kesan positif serupa juga datang dari barisan penonton. Nada Farida, salah satu santri yang turut menyaksikan jalannya perlombaan dan bazar, mengapresiasi totalitas rekan-rekannya dalam menyuguhkan karya terbaik.
“Sebagai penonton, acara Hari Santri tahun 2026 ini sangat seru, meriah, dan menyenangkan. Selain menghibur, acara ini menumbuhkan rasa kebersamaan. Semoga acara seperti ini bisa terus diadakan setiap tahunnya agar semakin meriah dan berkesan,” kata Nada penuh harap.
Menutup rangkaian peringatan tahun ini, Haidar Marwan Allam berharap agar penyelenggaraan Hari Santri di masa mendatang dapat dieksekusi dengan lebih matang lagi. “Semoga di tahun yang akan datang acara dapat berjalan dengan lebih baik, serta semakin tumbuhnya ide-ide kreativitas dari para santri,” pungkasnya.











